Versi Terbaik?

Kurentangkan kembali tanganku ke depan, sembari menarik jari-jariku bersamaan karena sudah lama sekali tidak menulis di sebuah halaman putih kosong yang siap untuk kucurahkan segala apapun yang ada di dalam pikiranku ini.

Hai, jumpa lagi! Aku kali ini bukan ingin membahas bagaimana kehidupan perkuliahan di tempat baru yang hanya satu semester saja kujalaninya. Ini jauh atau lebih daripada itu. 

---------------------------------------------------------------------------------------------   <3

Pepatah mengatakan: "Perempuan mesti disibukkan dengan meraih mimpi-mimpinya. Jika tidak, ia akan terfokuskan pada perasaannya.

Kata-kata itu seringkali relate dengan keadaan para perempuan muda saat ini. Di saat kami hendak fokus meniti masa depan kami, ada saja 'gangguan' yang muncul. Perempuan-perempuan yang sedang membaca ini pasti paham apa yang dimaksud 'gangguan'. Atau bahkan ada juga lelaki yang memahami makna tersirat dari kata berkutip? 

Untuk seseorang yang kelak akan menjadi jodoh kami, mohon bersabarlah. Karena kami sedang mempersiapkan segala bekal baik untuk membangun generasi emas nantinya. Mari menyiapkan diri kita masing-masing untuk bisa menjadi versi terbaik dari kita.

Omong-omong soal versi terbaik, nih. Bukan berarti kita memoles untuk menjadi sempurna, tetapi untuk menjadikan kita pantas dan siap untuk berhak mendapatkan masa depan yang kita impikan itu.

So, for all of you guys, semangat selalu dalam mencari ridho Allah! Bismillah!

NB: Kami ≠ Kita.

Good luck and see ya!

Comments

Popular posts from this blog

Sebuah rasa kagum, akankah menjadi selamanya?

Uncertainty Decisions - Theory of Deeper Root